2019

Kata-Kata Hari ini

""Ketenangan adalah kemewahan yang paling nyata. Jangan merasa bersalah karena memilih untuk tidak melakukan apa-apa hari ini."

Alpukat

Foto Alpukat by https://www.cakrawalamedia.co.id/

Alpukat adalah tumbuhan penghasil buah meja dengan nama sama. Tumbuhan ini berasal dari Meksiko dan Amerika Tengah dan kini banyak dibudidayakan di Amerika Selatan dan Amerika Tengah sebagai tanaman perkebunan monokultur dan sebagai tanaman pekarangan di daerah-daerah tropika lainnya di dunia. Pohon, dengan batang mencapai tinggi 20 m dengan daun sepanjang 12 hingga 25 cm. Bunganya tersembunyi dengan warna hijau kekuningan dan ukuran 5 hingga 10 milimeter. Ukurannya bervariasi dari 7 hingga 20 sentimeter, dengan massa 100 hingga 1000 gram; biji yang besar, 5 hingga 6,4 sentimeter. Buahnya bertipe buni, memiliki kulit lembut tak rata berwarna hijau tua hingga ungu kecokelatan, tergantung pada varietasnya. Daging buah alpukat berwarna hijau muda dekat kulit dan kuning muda dekat biji, dengan tekstur lembut. Walaupun buahnya tidak manis, tetapi beraroma khas dan halus, dengan tekstur halus. Terkadang juga ditambah gula atau susu kental manis agar memiliki rasa manis dan tidak hambar. Ini digunakan dalam hidangan gurih dan manis, meskipun di banyak negara tidak untuk keduanya. Alpukat biasa ditemukan dalam masakan vegetarian sebagai pengganti daging dalam roti lapis dan selada karena kandungan lemaknya yang tinggi. Di Indonesia sendiri, terdapat minuman dengan olahan alpukat, yaitu jus alpukat. Biasanya jus alpukat ini ditambah susu cokelat. Terkadang juga ada makanan penutup dengan bahan alpukat. 

Jenis - Jenis Alpukat : 

  • Foto by. www.google.com 
    Alpukat Mentega, Karakteristik dari buah ini adalah daging yang tebal, padat, kenyal serta tidak berair. Alpukat jenis ini diberikan julukan Alpukat Mentega bukan tanpa alasan, tetapi karena karakteristik nya, warna daging alpukat mentega matang akan berwarna kuning seperti mentega. Ciri paling mudah untuk di ketahui apakah alpukat ini sudah matang atau belum dapat dilihat dari permukaan kulitnya. Ketika sudah matang, maka bagian dari kulitnya akan berwarna hijau kecokelatan serta terasa empuk ketika di tekan dan rasa buah ini lebih akan lebih manis dan memiliki tekstur daging yang legit ketika di gigit. Jenis alpukat ini juga tidak memiliki serta atau berambut sehingga akan lebih mudah diolah maupun dikonsumsi secara langsung. Perlu diketahui jika satu buah alpukat mentega biasanya memiliki berat sekitar 600 gram. Lalu untuk kandungan protein yang ada di dalam buah alpukat mentega ukuran tersebut memiliki kadar protein sebesar 1,37 persen dengan kadar lemak sebesar 7,58 persen.  

  • foto by @bibitjayaID
    Alpukat Kendil, buah ini sesuai dengan nama nya yang memiliki brntuk yang menyerupai kendil. Buah ini memiliki bentuk yang menggelembung pada bagian bawah dengan ukurannya yang cukup besar. Jenis Alpukat ini biasa nya akan tumbuh dengan bobot satu sampai dua kilogram per buah nya. Buah ini cukup popular memiliki daging yang tebal dan bentuk biji berukuran kecil dari segi rasa buah ini begitu manis dan legit. Tektur daging dari buah ini juga begitu lembut dan legit. Buah ini juga dapat di konsumsi langsung maupun di olah dengan bahan makan lainnya. 

  • foto by https://handmadcampah.com/
    Alpukat Alligator, termasuk dalam jenis alpukat yang memiliki ukuran yang cukup besar. Dimana jenis alpukat ini memiliki bentuk yang cukup unik dan bahkan berbeda dengan jenis lainnya. Karena Alpukat alligator ini cenderung lebih lonjong dan pada bagian bawah nya lebih besar serta bagian ujung atasnya lebih mengecil. Bisa dibilang bentuk dari Alpukat Alligator ini menyerupai buah Pir. Ukuran panjang dari alpukat jenis alligator ini bisa mencapai 70 hingga 80 cm dan berat rata-ratanya berkisar antara 1 hingga 1,3 kg. Alpukat ini juga memiliki karakteristik rasa manis yang begitu lebih bahkan sama sekali tidak memiliki rasa pahit. Tak hanya itu saja, pasalnya daging adri alpukat alligator lebih lembut, film dengan tekstur yang  halus dan tidak berserat. Dimana aroma dari alpukat jenis ini juga menjadikan alpukat agar terasa lebih nikmat.

  • foto by www.google.com 
    Alpukat Miki
    Selanjutnya ada alpukat miki yang tentunya memiliki karakteristik ukuran lebih kecil dibandingkan dengan tiga jenis alpukat sebelumnya. Alpukat miki memiliki kisaran besar sekitar 300 hingga 400 gram. Walaupun kecil, namun alpukat mini memiliki kualitas yang tidak kalah jauh dari jenis lainnya. Alpukat miki juga terkenal akan rasanya yang begitu manis dan gurih. Dimana jenis alpukat juga memiliki karakteristik daging tebal dengan warna putih  kekuningan, tekstur lembut dan tidak berserat. Selain itu jenis alpukat ini juga memiliki tekstur kulit yang tidak mudah diserang oleh hama tanamanan. Ketika sudah dalam kondisi matang, alpukat jenis ini akan berubah warna menjadi hijau tua mengkilap.

  • foto by https://www.tanamantropis.com/
    Alpukat Wina, Alpukat wina menjadi salah satu jenis alpukat yang banyak dikembangkan oleh para petani lokal, khususnya petani yang  ada di daerah Jawa Tengah. Dimana jenis alpukat ini memiliki karakteristik ukuran yang cukup besar dan berbobot kisara 1,3 hingga 2 kg. Memiliki daging yang cukup tebal, pulen dan berwarna kuning menjadikan alpukat jenis ini begitu disukai oleh  banyak orang. Dari segi citra rasa, alpukat menawarkan kelezatan yang  begitu manis dan gurih.Tentunya alpukat wina bisa dikonsumsi secara langsung maupun diolah menjadi berbagai jenis makanan. 

  • Foto : https://www.jualbenihmurah.com/
    Alpukat Pluwang, Alpukat pluwang adalah salah satu jenis alpukat dengan karakteristik ukuran besar. Dimana alpukat jenis ini dikabarkan bisa mencapai berat hingga ukuran 2 kg. Karakteristik daging alpukat sendiri lebih tebal dan cukup padat. Lalu dari bagian tetsur juga terbilang cukup lembut dan legit ketika dikonsumsi Tak hanya itu saja, pasalnya alpukat jenis pluwang ini memiliki karakteristik tak mudah berulat dan membusuk. Dibandingkan dengan jenis lainnya, rasa dari alpukat bisa dibilang lebih manis dan guruh. Banyak orang  mengkonsumsi alpukat pluwang sebagai campuran makanan sehat atau bisa dijadikan sebagai jus agar lebih segar ketika memakannya. 


  • foto by https://www.tanamantropis.com/
    Alpukat Hass
    , Alpukat has adalah salah satu jenis alpukat yang banyak dibudidayakan di Indonesia. Alpukat memiliki tekstur kulit yang bergerigi dan kasar. Lalu dari segi kulit, alpukat hass memiliki warna coklat kehitaman ketika sudah matang. Bentuk dari alpukat hass memang cenderung lebih bulat dan besar. Rasa manis dan gurih juga ditawarkan oleh alpukat jenis ini. Tentunya Anda bisa banget mengkonsumsi alpukat hass agar bisa lebih tahu kenikmatannya. 



Alpukat ini sangat bermanfaat bagi kesehatan, sudah tidak perlu di ragukan lagi buah berwarna hijau ini sangat banyak memiliki manfaat bagi tubuh manusia, banyak mengandung nutrisi yang baik untuk menjaga berat badan, mencegah dan mengatasi sembelit serta membantu dalam menjaga kesehatan jantung. Buah Alpukat dikenal dengan kandungan lemak baiknya, yaitu lemak tak jenuh tunggal. Buah ini juga mengandung karbohidrat, serat, dan protein untuk kesehatan tubuh. Selain itu, alpukat juga banyak mengandung kalium, magnesium, lutein, folat, dan aneka vitamin seperti vitamin A, vitamin B, vitamin C, vitamin E dan Vitamin K.  

Kandungan Sehat Dalam Alpukat

Alpukat adalah salah satu jenis buah yang kaya akan kandungan nutrisi, serat, vitamin dan mineral. Meski begitu ada beberapa orang yang menghindari mengkonsumsi buah alpukat dengan alasan khawatir akan kandungan lemak yang dimilikinya.  Padahal lemak yang ada di dalam alpukat adalah lemak tak jenuh yang  bisa menyehatkan tubuh. Sebaiknya alpukat masuk ke dalam daftar buah yang wajib dikonsumsi karena memiliki kandungan gizi. Nah, agar Anda tak ragu lagi mengkonsumsi alpukat, simak penjelasan akan kandungan dari alpukat yang ada di bawah ini. 
  • Protein  : Protein adalah salah satu jenis kandungan nutrisi yang ada di dalam buah alpukat. Alpukat sendiri mampu menyediakan sekitar 18 asam amino esensial yang sangat diperlukan untuk tubuh manusia guna membentuk protein lengkap. Berbeda dengan protein yang ada di dalam daging yang sulit untuk dicerna, protein yang ada di dalam buah alpukat dipercaya sangat mudah diserap oleh tubuh manusia. Hal ini tak lain karena alpukat memiliki kandungan serat. ika memang Anda ingin mengurangi sumber protein hewani atau vegetarian, makan alpukat bisa menjadi salah satu buah pilihan untuk memenuhi kandungan nutrisi serta sebagai pengganti protein hewani.
  • Lemak Bermanfaat : Seperti penjelasan sebelumnya jika alpukat adalah salah satu jenis buah yang mampu menyediakan jenis lemak sehat. Keberadaan dari lemak sehat ini sangat dibutuhkan oleh tubuh manusia. Layaknya minyak zaitun, alpukat sudah mampu meningkatkan kadar HDL. Kolesterol HDL bisa membantu melindungi akan kerusakan yang disebabkan oleh radikal bebas. Selain itu kolesterol jenis ini bisa membantu kadar trigliserida yang juga mencegah terjadinya diabetes.
  • KarotenoidTahukah kalian jika alpukat adalah salah satu jenis buah yang  memiliki kandungan karotenoid dan phytonutrient. Dimana jenis buah ini juga banyak dikenal sebagai pemilik karotenoid yang tak hanya beta karoten, alfa karoten dan lutein saja. Namun alpukat juga memiliki jenis kandungan seperti varietas yang kurang dikenal dari jenis phytonutrient. Sebagai contohnya seperti kandungan zeaxanthin, zeaxanthin, chrysanthemum xanthin, neo chrome, beta-cryptoxanthin, dan violaxanthin.  Perlu diketahui jika mengkonsumsi makanan yang kaya akan kandungan karotenoid bisa membantu memenuhi asupan vitamin A yang begitu baik bagi kesehatan mata. Selain itu, karotenoid juga bisa membantu meningkatkan fungsi sistem kekebalan tubuh serta kesehatan fungsi sistem reproduksi. Karotenoid juga bisa larut di dalam lemak hingga mampu mengoptimalkan penyerapan nutrisi.
  • Lutein : Alpukat  juga memiliki kandungan nutrisi yang begitu penting bagi tubuh manusia seperti lutein. Mulai dari senyawa karotenoid, phytonutrient dan antioksidan alami. Selain itu alpukat juga memiliki kandungan 81 mcg lutein yang bisa membantu kesehatan mata. Dengan mengkonsumsi lutein dipercaya mampu mengurangi terjadinya degenerasi makula mata karena faktor usia.
  • Vitamin dan Mineral : Alpukat juga memiliki kandungan hampir 20 vitamin dan mineral yang berbeda. Walaupun dalam jumlah kecil, namun setidaknya 10 persen kebutuhan vitamin dan mineral harian bisa dipenuhi oleh buah alpukat. Beberapa vitamin dan mineral yang paling banyak ditemukan pada buah alpukat adalah seperti Vitamin C, Vitamin , float, kalium, zat besi, Vitamin E dan Vitamin B6.
  • Anti Inflamasi : Tahukah kalian jika efek kombinasi dari nutrisi yang ada di dalam buah alpukat mampu menawarkan berbagai macam manfaat besar sebagai anti peradangan. Misalnya adalah seperti kombinasi antara Vitamin C dan E, karotenoid, selenium, seng, fitosterol dan Omega 3 asam lemak mampu membantu terjadinya peradangan. Hal tersebut menjelaskan jika buah alpukat mampu membantu mencegah serta mengurangi risiko penyakit osteoarthritis dan rematik.
  • Natrium (Sodium) dan Kolesterol : Sebuah alpukat juga memiliki kandungan sebesar 3 gram karbohidrat dalam setiap porsinya dengan 1 gramnya merupakan serat makanan. Karena hal tersebut menjadikan alpukat sebagai buah pilihan yang banyak dikonsumsi oleh mereka pelaku diet rendah karbohidrat. Dalam alpukat juga memiliki kandungan folat, kalium, lemak monounsaturated dan serat yang cukup tinggi. Dimana lemak monounsaturated yang ada di dalam alpukat memiliki kandungan asam oleat yang berfungsi untuk membantu meningkatkan tingkat lemak yang ada di dalam tubuh serta bisa membangu pengedalian diabetes. Dengan mengkonsumsi alpukat sebagai sumber utama lemak dalam diet, para pengidap diabetes bisa tertolong untuk menurunkan kadar trigliserida hingga 20 persen. Tak hanya itu saja, pasalnya penderita diabetes, lemak monounsaturated yang ada di dalam alpukat bisa membantu menurunkan kadar kolesterol. Diet rendah lemak yang dibantu dengan alpukat bisa lebih terbukti menurunkan kadar kolesterol lipoprotein low density yang cukup berbahaya serta membantu meningkatkan kolesterol lipoprotein high density yang sehat. 

Manfaat Konsumsi Alpukat untuk Kesehatan :

  • Menjaga Berat Badan : Buah alpukat mengandung karbohidrat, lemak dan serat. Oleh sebab itu, mengonsumsi buah ini bisa memberikan rasa kenyang lebih lama. Meski berlemak, alpukat tidak menyebabkan berat badan cepat meningkat karena jenis lemak yang terkandung di dalamnya adalah lemak baik. Guna mendapatkan manfaat alpukat yang satu ini, kamu dianjurkan untuk tidak mengonsumsi alpukat secara berlebihan, mengingat kalorinya cukup tinggi, yaitu sekitar 150–200 kalori per buahnya. Selain itu, untuk menurunkan berat badan, kamu juga dianjurkan untuk rutin berolahraga, ya.
  • Memelihara Kesehatan Jantung : Buah alpukat merupakan sumber lemak sehat, protein, serat, serta aneka vitamin dan mineral yang baik bagi jantung. Riset menunjukkan bahwa pola makan tinggi buah dan sayuran, termasuk buah alpukat, dapat membantu mengurangi kadar kolesterol jahat (LDL) dan meningkatkan kadar kolesterol baik (HDL) dalam tubuh. Kolesterol LDL yang terlalu tinggi tidak baik untuk kesehatan karena bisa menyebabkan sumbatan di pembuluh darah jantung dan memicu penyakit jantung. Oleh karena itu, buah alpukat baik dikonsumsi untuk mengontrol kadar kolesterol dan menjaga kesehatan jantung.  
  • Menjaga Kesehatan Mata : Kandungan lutein dan zeaxanthin dalam alpukat memiliki peranan penting untuk menjaga kesehatan mata. Kedua zat tersebut bertindak sebagai antioksidan yang dapat mencegah dan memperbaiki kerusakan mata. Asupan lutein dan zeaxhantin yang cukup juga baik untuk mencegah penyakit pada mata akibat penuaan, seperti katarak dan degenerasi makula.
  • Mencegah dan Mengatasi Sembelit : Sembelit bisa terjadi karena kekurangan asupan serat atau kurang minum air putih. Oleh karena itu, untuk mencegah atau mengatasi sembelit, kamu bisa mengonsumsi makanan tinggi serat yang salah satunya adalah alpukat. Untuk memaksimalkan manfaat buah alpukat untuk sembelit, kamu juga dianjurkan minum air putih yang cukup dan rutin berolahraga.
  • Mengontrol Mengontrol Kadar Gula Darah : Manfaat alpukat yang berikutnya adalah membantu mengontrol tekanan darah. Itu artinya buah alpukat begitu baik bagi mereka yang memiliki diabetes. Meski alpukat memiliki kandungan karbohidrat, namun indeks gliemik pada alpukat terbilang cukup rendah hingga tidak akan mempengaruhi kadar gula darah. Tak hanya itu saja, mengkonsumsi alpukat juga begitu baik untuk membantu mengontrol metabolisme pada pengidap diabetes. Hal ini menjadikan buah alpukat sangat cocok dijadikan sebagai makanan sehat bagi penderita diabetes.
  • Mengontrol Tekanan Darah : ahukah kalian jika alpukat tak hanya memiliki kandungan serat dan lemak yang baik, namun buah ini juga kaya akan kandungan kaliumnya. Dimana kalium yang terkandung di dalam alpukat bisa membantu mengendalikan tekanan darah sehingga mencegah terjadinya tekanan darah tinggi. Bukan hanya itu saja, pasalnya kandungan tersebut juga begitu baik untuk membantu mengatur detak jantung manusia agar tetap bisa bekerja secara normal.
  • Mencegah Penyakit Kanker : Kanker adalah salah satu jenis penyakit yang terbilang sangat berbahaya. Ada berbagai macam cara pencegahan penyakit kanker dan salah satunya adalah dengan mengkonsumsi alpukat. Dimana buah alpukat memang memiliki kandungan folat cukup tinggi hingga mampu mencegah terjadinya kanker usus besar, lambung, pankreas hingga serviks. Selain itu buah alpukat juga memiliki kandungan  fitokimia serta karotenoid yang cukup tinggi yang juga bersifat anti kanker. Kedua jenis kandungan tersebut dipercaya membantu mencegah adanya perkembangan kanker ke tahap yang lebih parah. Walaupun begitu hal tersebut juga masih harus membutuhkan adanya penelitian lebih lanjut terkait dengan khasiat yang ditawarkan oleh buah alpukat pada penyakit kanker. 
  • Mencegah Radang Sendi : Buah alpukat merupakan salah satu sumber antioksidan yang bermanfaat untuk mengurangi peradangan pada tubuh. Bahkan, sebuah studi mengungkapkan bahwa mengonsumsi alpukat dapat mencegah terjadinya radang sendi (arthritis). Namun, manfaat buah alpukat ini masih perlu diteliti lebih lanjut.

Tak hanyak daging buahnya, daun alpukat juga bisa dimanfaatkan untuk pengobatan penyakit seperti kencing batu, darah tinggi, sakit kepala, nyeri syaraf, nyeri lambung, saluran napas membengkak (bronchial swellings), menstruasi tidak teratur. Biji buah alpukat pun juga tak luput memberikan kasiatnya yang berguna untuk obat sakit gigi dan kencing manis. 
Berikut khasiat buah alpukat untuk mengobati berbagai macam penyakit hingga kecantikan kulit: 
  • Mengobati Kencing Batu : Bahan yang diperlukan: Siapkan 4 lembar daun alpukat, 3 buah rimpang teki, siapkan juga 5 tangkai daun randu,  setengah biji pinang, 1 buah pala dan 3 jari gula enau.  Cara membuat ramuan: semua bahan dicuci hingga bersih lalu direbus menggunakan 3 gelas air bersih sampai mendidih hingga tersisa kira-kira 2 1/4 gelas. Setelah ramuan dingin kemudian disaring lalu diminum 3 x 3/4 gelas.
  • Mengatasi darah Tinggi : Bahan yang dibutuhkan adalah 3 lembar daun alpukat. Cara membuatanya: daun dicuci hingga bersih kemudian diseduh dengan segelas air panas. Biarkan hingga dingin lalu diminum sekaligus.
  • Mengatasi Wajah Kulit Kering : Bahan yang diperlukan: Buah alpukat yang sudah masak. Cara membuat: Siapkan daging buah kemudian dilumatkan hingga menyerupai bubur. Pakailah untuk masker, yaitu dengan cara mengoleskan pada bagian wajah yang kering. Selanjutnya wajah yang sudah dimasker tadi dibasuh dengan menggunakan air setelah lapisan masker alpukat tersebut mengering.
  • Mengobati Sakit Gigi Berlubang : khasiat alpukat dapat mengobati gigi berlubang, caranya cukup memasukkan bubuk biji alpukat pada gigi yang berlubang.
  • Mengatasi Kencing Manis : Caranya mengatasi kencing manis adalah biji alpukat dipanggang di atas api kemudian dipotong menjadi kecil-kecil, kemudian biji yang telah dipotong-potong tadi digodok menggunakan air bersih hingga airnya menjadi cokelat. kemudian disaring, lalu diminum setelah dingin.
  • Mencegah bau Mulut : Manfaat alpukat juga membantu mencegah bau mulut, yang terutama disebabkan karena gangguan pencernaan atau sakit perut. Halitosis dapat dihilangkan dengan meningkatkan kesehatan pencernaan, dan flavonoid antibakteri dan antioksidan yang ditemukan dalam alpukat juga membunuh bakteri di mulut Anda yang dapat menyebabkan bau mulut. Alpukat juga berkhasiat mencegah kanker mulut.
  • Anti Penuan : Mengonsumsi alpukat dan mengaplikasikan minyak alpukat untuk melembabkan kulit juga dikaitkan dengan anti penuaan. Alpukat mengandung senyawa seperti lutein dan zeaxanthin, yang memiliki sifat antioksidan. Studi penelitian oleh Dr. Richard L. Roberts et al. menunjukkan bahwa lutein dan zeaxanthin dapat mengurangi tanda-tanda proses penuaan dengan melindungi kulit dari kerusakan dari keduanya, seperti sinar UV dan radiasi. 
  • Memperkuat Tulang : Alpukat mengandung zeaxanthin dan lutein, yang berhubungan dengan penurunan risiko defek kartilago, yang merupakan gejala osteoarthritis. Kadar mineral penting dalam alpukat adalah signifikan, termasuk zinc, fosfor, tembaga, dan jumlah kalsium dan selenium. Semua ini berkhasiat untuk menurunkan risiko osteoporosis dan peningkatan kepadatan mineral tulang.
  • Meningkatkan Fungsi Kognitif : Alpukat dapat membantu meningkatkan fungsi kognitif pada orang tua yang sehat dengan meningkatkan kandungan lutein dalam tubuh. Menurut sebuah studi 2017 yang dilakukan oleh Tufts University, mengonsumsi alpukat segar sehari menunjukkan peningkatan kadar lutein di otak dan mata orang dewasa yang lebih tua sehat, yang pada gilirannya meningkatkan kemampuan memori dan pemecahan masalah mereka. Lutein adalah karotenoid yang ditemukan dalam buah-buahan dan sayuran yang memiliki sifat antioksidan dan anti-inflamasi yang kuat.
  • Morning Sickness : Selama kehamilan, morning sickness sangat umum. Ternyata buah alpukat dapat membantu mengatasi mulas dan mual selama kehamilan karena mengandung vitamin B6, yang biasanya terhubung untuk mengurangi mual dan muntah.


Manfaat Alpukat untuk Ibu Hamil 

Alpukat adalah makanan bergizi yang baik dan aman dikonsumsi oleh ibu hamil. Buah ini kaya akan nutrisi yang membantu menjaga kesehatan ibu hamil dan perkembangan janin. Beberapa kandungan alpukat yang bermanfaat untuk ibu hamil antara lain serat, lemak sehat, vitamin, mineral, serta potasium dan folat. Oleh karena itu alpukat jadi buah yang direkomendasikan untuk dikonsumsi selama kehamilan. 
  1. Mencegah Anemia : Beberapa ibu hamil bisa saja kekurangan zat besi sehingga terkadang mengalami pusing bahkan pingsan, yang menandai bahwa mereka mengalami anemia. Agar hal itu tidak terjadi, Ibu hamil dianjurkan untuk mengonsumsi buah alpukat, karena di dalamnya mengandung zat besi yang akan membantu ibu dalam memenuhi kebutuhan akan nutrisi tersebut.
  2. Mencegah Bayi dari Gangguan Tulang : Asam folat yang terkandung di dalam alpukat memiliki penting untuk proses pengembangan organ tubuh bayi serta mencegah penyakit spina bifida pada janin. Spina bifida merupakan keluarnya jaringan sumsum tulang belakang dari punggung, namun hal itu bisa dicegah dengan asam folat. Jika terjadi kekurangan asam folat pada bayi, maka dapat menyebabkan deformitas (susunan gigi tetap tidak teratur) dan cacat tabung saraf.
  3. Asupan Kalsium : Pada masa kehamilan, kebutuhan kalsium akan naik berlipat ganda. Di dalam khasiat alpukat untuk ibu hamil, terkandung kalsium yang berfungsi sebagai pembentukan tulang pada bayi dan zat pembangun. Selain itu, kalsium juga berperan dalam pembentukan jantung, pembekuan darah yang sehat, serta menjaga keseimbangan elektrolit dalam tubuh ibu hamil.
  4. Meningkatkan Produksi Hormon Prolaktin : Vitamin E yang juga terkandung dalam buah alpukat, dapat menghasilkan hormon prolaktin. Apabila ibu hamil kekurangan hormon ini, akan menyebabkan pengaruh terhadap kondisi emosional.
  5. Pembentukan Sel Darah Merah : Kandungan vitamin K yang terdapat di dalam buah alpukat, berfungsi dalam pembentukan sel darah merah yang dibutuhkan oleh ibu hamil. Vitamin K juga berperan penting dalam pembentukan tulang bagi janin, dan mencukupi kebutuhan gizi ibu hamil.
  6. Mengatasi Kram : Ibu hamil tentu sering merasakan kram di tangan ataupun kaki, bahkan keduanya. Hal ini dianggap sangat wajar, namun bisa dicegah dengan mengonsumsi buah alpukat. Potasium yang terkandung di dalam buah alpukat akan membantu ibu hamil dalam mengobati rasa kram saat masa kehamilan.
  7. Mengatasi Rasa Mual dan Muntah : Rasa mual dan muntah pasti dirasakan oleh ibu yang sedang mengandung. Namun, kandungan vitamin B yang terdapat pada alpukat digunakan untuk mengatasi mual dan muntah pada masa kehamilan trimester pertama.
  8. Pembentukan Sistem Saraf Janin : Buah alpukat mengandung unsur kalium yang sangat baik untuk tubuh, yaitu untuk pembentukan sistem saraf pada janin, melindungi tubuh dari serangan radikal bebas, serta membantu menstabilkan detak jantung. Adanya lemak tak jenuh di dalam buah alpukat, bermanfaat untuk meningkatkan kadar kolesterol HDL serta menurunkan kadar kolesterol LDL.
  9. Mengandung Lemak Baik : Alpukat mengandung lemak yang baik, sehingga dapat membantu Ibu dalam perkembangan struktur sel.
  10. Mengandung Serat : Di dalam buah alpukat, terkandung serat yang tinggi, kolesterol jahat akan dibuang dan diserap bersama dengan kotoran. 1 buah alpukat mengandung 10 gr serat (40 persen) dari jumlah yang dibutuhkan oleh tubuh dalam sehari. Untuk itu, masalah BAB yang dialami ibu hamil dapat teratasi dengan mengonsumsi buah alpukat.

Cara Menyiapkan dan Variasi Menyajikan Alpukat

Pilih alpukat dalam kondisi segar atau yang belum terlalu matang karena alpukat tersebut dapat bertahan lebih lama.

Untuk menyimpan alpukat yang belum matang, sebaiknya pilih tempat bersuhu ruangan Biasanya alpukat akan matang dalam waktu 4-5 hari ke depan. Bila Anda ingin mempercepat kematangan alpukat, masukkan alpukat ke dalam kantong plastik.

Alpukat matang akan ditandai dengan warna kulit yang kehitaman atau ungu gelap dan lunak ketika ditekan. Pada saat inilah, alpukat siap untuk dikonsumsi. Sebelum mengonsumsinya, cuci alpukat hingga benar-benar bersih, kemudian potong buah sesuai dengan selera.

Sedikit tips bagi Anda yang hanya ingin menggunakan sebagian alpukat saja. Jangan buang biji alpukat di setengah daging alpukat yang tidak dikonsumsi. Hal ini bisa mencegah daging alpukat berubah kecokelatan atau matang terlalu cepat.

Selain dikonsumsi langsung, alpukat juga dapat disajikan sebagai bahan pelengkap pada roti isi, atau dijadikan minuman jus atau smoothie tanpa ditambah susu.

Saat hamil, penting untuk memilih jenis makanan yang memiliki nutrisi lengkap dan sehat. Alpukat bisa menjadi salah satu pilihan makanan sehat selama hamil. Jangan ragu juga untuk berkonsultasi dengan dokter jika ibu hamil ragu atau memiliki kondisi kesehatan tertentu.







Sumber Referensi ; 





Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Alpukat"